Abrasi Tanggul, Ketua DPW PA Minta Daerah Gunakan Dana Darurat

Editor : Redaksi 
Laporan  : HR – GUNAWAN
SHOOTLINES.COM | ACEH TAMIANG —  Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh Kabupaten Aceh mendesak pemerintah setempat untuk dapat menyikapi abrasi tanggul di beberapa titik dalam Kecamatan Bendahara dengan Dana Darurat.
“Abrasi Tanggul di Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara sangat membahayakan permukiman masyarakat,” sebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh Kabupaten Aceh Tamiang, T. Helmi Ahmad saat melihat langsung kondisi tanggul tersebut.
Helmi Ahmad mengatakan kondisi abrasi tanggul tersebut sudah cukup mengancam masyarakat di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bendahara dan Kecamatan Banda Mulia.
“Jangan karena kelalaian Pemerintah Daerah dalam lambannya penanganan tanggul tersebut masyarakat akan menerima kerugian yang cukup besar,” sebutnya yang di dampingi oleh Sekretaris DPW PA Kabupaten Aceh Tamiang, Adi Syahputra.
Helmi meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui dinas terkait untuk dapat segera menindaklanjuti dengan menggunakan dana darurat yang ada. ” Mekanisme penggunaan anggaran ada sama mereka, jangan karena takut menggunakan anggaran 200 juta untuk atasi abrasi tanggul yang terjadi. Ketika tanggul jebol maka akan mengalami kerugian ratusan miliar,” sebutnya.
Menurutnya pernyataan tersebut sesuai dengan fakta yang ada karena ketika jebol ribuan rumah yang ada di dua kecamatan akan terendam dan ribuan hektar juga lahan pertanian akan hancur.
” Jebol tanggul, maka akan menghancurkan pertanian. Apalagi saat ini musim padi baru mulai tanam. Kalau jebol berarti padi akan mati,” urainya.
Disamping itu Ketua DPW PA Aceh Tamiang yang di dampingi oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang,  Fadlon, Sekretaris DPW PA Aceh Tamiang, Adi Syahputra serta di dampingi oleh Ketua Forum Datok Penghulu Kecamatan Bendahara, Arianto, Datok Penghulu Kampung Kampung Rantau Pakam, Ruslan, Datok Penghulu Teluk Kemiri, Zulkifli serta beberapa tokoh masyarakat setempat mengunjungi beberapa titik lokasi yang rawan abrasi.
Sementara itu Datok Penghulu Kampung Rantau Pakam Ruslan menyampaikan ada beberapa titik lokasi yang rawan abrasi di antaranya dua titik di Kampung Rantau Pakam sepanjang 400 meter, satu titik di Kampung Teluk Halban sepanjang 400 meter, satu titik di Kampung Teluk Kepayang sepanjang 300 meter (Peninggian Tanggul) dan satu titik di Kampung Raja sepanjang 250 meter.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *