BNN KALTENG MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA “

KALTENG- SHOOTLINES.COM, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah musnahkan Barang bukti narkotika Jum’at,27/11/2020.

“Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah Drs,Edi Swasono ,M.M menuturkan dalam sambutannya nya bahawa beberapa waktu lalu, tim dari BNNP Kalteng melakukan penindakan terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kota Waringin Timur ( Sampit ) ,Kota Palangkaraya dan Kabupaten Pulang Pisau dari penindakan tersebut BNNP Kalteng mengamankan 4 (Empat ) orang tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bruto +/- 1,9 Kg.Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu/Metamfetamin yang kita laksanakan pada hari ini merupakan rangkaian dari proses penegakan hukum sesuai undang- undang RI Nomor.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yang mengamanatkan bahwa barang bukti narkotika yang telah di sita dari hasil tindak pidana.

“Narkotika harus dilakukan pemusnahan sesuai dengan surat ketetapan status barang sitaan narkotika dari Kepala Kejaksaan Negeri Kota Waringin Timur Nomor : B-288/0.2.11/ENZ 1/11/2020 Tanggal 04 November 2020; Surat ketetapan status barang sitaan narkotika dan prekorsur narkotika dari Kepala Kejaksaan Negeri Kota Palangkaraya Nomor:TAP-2272/0.2.10/ENZ 1/11/2020; dan surat ketetapan status barang sitaan narkotika dari Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pulang Pisau Nomor: B-1369 /0.2.23/ENZ 1/11/2020 tentang penetapan status barang sitaan narkotika setelah disisihkan untuk pengujian laboratorium dan untuk kepentingan pembuktian perkara di persidangan,serta sebagian untuk di lakukan pemusnahan.

“Bahwa barang bukti narkotika jenis sabu/Metamfetamin tersebut dengan berat bersih 1.881.75 gram ( Seribu Delapan Ratus Delapan Puluh Satu Koma Tujuh Puluh Lima Gram) Setelah dilakukan penyisihan uji laboratorium di Puslabfor Polda Jawa Timur di Surabaya dengan hasil bahwa narkotika jenis sabu/Metamfetamin yang dimiliki oleh tersangka atas nama Fathor Yakup Alias Paong Bin Muhammad Hafid ,33 Tahun dan Nilawati Alias Mama Ridho Binti Kiner 40 Tahun /TKP Sampit,Facharozi Alias Rozi Bin Muhammad 61 Tahun TKP Palangkaraya dan Arbain Alias amang Anang alias Julak bin Arsad 41 Tahun TKP Pulang Pisau adalah benar kristal Metamfetamin yang terdaftar dalam golongan 1 Nomor Urut 61 lampiran undang undang RI Nomor.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan perkiraan harga 1 Gram Sabu di wilayah Kalimantan tengah adalah Rp.2.000.000 sehingga nilai sabu yang telah di sita BNNP Kalteng untuk tindak pidana narkotika ini senilai +/-3 Milyar Rupiah.

Dengan asumsi 1 gram sabu dapat di gunakan minimal oleh 10 orang sehingga BNNP Kalteng berhasil menyelamatkan lebih kurang 20.000 ribu jiwa masyarakat kalimantan tengah tuturnya dan hal yang sangat mendasar dari kegiatan pemusnahan barang bukti sabu /Metamfetamin ini adalah merupakan implementasi dari komitmen BNN serta aparat penegak hukum lainnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang dapat mengganggu kestabilan situasi kamtibmas sehingga mengganggu kegiatan masyarakat pada khususnya di provinsi Kalimantan Tengah tuturnya saat mengakhiri sambutannya.

-Fatli-

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *