Bupati Aceh Tamiang Respon Cepat Abrasi Tanggul, Pimpinan DPRK Turun Lapangan

SHOOTLINES.COM | ACEH TAMIANG — Bupati Aceh Tamiang H Mursil merespon cepat langkah penanganan Abrasi Tanggul Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara dengan melaporkan kondisi darurat tanggul tersebut ke Gubernur Aceh.
Bukan itu saja Bupati Aceh Tamiang H Mursil juga telah menggelontorkan anggaran penanganan darurat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebesar Rp. 135. 856.000,-
Paska penggeseran penjabaran anggaran tanggap darurat di Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk merehab abrasi  tanggul disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten setempat, tiga pimpinan dewan langsung meninjau lokasi tanggul tersebut, Senin 22 Desember 2020 sekira Pukul 15.30 hingga 18.30 WIB.
Dalam peninjauan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto yang didampingi oleh Wakil Ketua I, Fadlon, Wakil Ketua II Muhammad Nur serta turut hadir anggota dewan Daerah Pemilihan (Dapil) II diantara Erawati (Golkar), Saipul Sofyan (Demokrat), Maulizar Zikri (Nasdem) serta Sugiono Sukandar (Gerindra).
Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto,ST mengatakan, kita meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bidang Pengairan untuk melalukan evaluasi   daerah-daerah rawan di seputarab bantaran sungai.
“Seharusnya pembangunan tanggul dapat dihitung, dengan ketinggian debit air maksimal mampu menahan air,”ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya telah menyetujui penggeseran penjabaran anggaran tanggap darurat di Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk merehab tanggul yang jebol sehingga tidak menyebabkan abrasi yang meluas.
“Kalau bisa dalam waktu dapat segera terealisasi pembangunannya karena agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sedangkan sistem pekerjaannya kita kembalikan ke eksekutif,” pintanya.
Suprianto menjelaskan, kebutuhan untuk merehab tanggul yang disetujui untuk penanganan darurat mencapai sekitar Rp. 135. 856.000,-.
“Karena ini darurat, maka kami setujui surat penggeseran anggaran darurat di BPBD, sebab ini juga menyangkut hidup masyarakat luas,” terangnya.
Camat Bendahara Camat Bendahara Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP yang mendampingi kunjungan tersebut mengucapkan ribuan terimakasih karena penanganan abrasi tanggul ini telah setujui.
” Kita siap mendukung pelaksanaan penanganan darurat abrasi tanggul ini segera mungkin. Kita siap menjalankannya dan akan koordinasi selanjutnya ke SKPK yang menanganinya,” sebutnya.
Sementara itu, Datok Penghulu Kampung Rantau Pakam, Ruslan mengatakan, abrasi ini sudah mencapai sekitar sepanjang 400meter.
“Ya, kita berharap dapat terealisasi secara cepatlah untuk pekerjaan tanggulnya, karena kalau dilihat dari intensitas hujan yang tinggi akan terjadi abrasi yang meluas, meskipun disini langganan banjir tiga kali dalam setahun,” jelasnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *