Bupati Solok : Pembangunan Kepariwisataan Punyai Peranan Penting Peningkatan Kesejahteraan

SHOOTLINES.COM | ACEH TAMIANG — Dinas Pariwisata Kabupaten Solok,  menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Solok, bertempat di Hotel Rocky Padang, Selasa dan Rabu (1-2/12/2020).
Focus Group Discussion dibuka oleh Bupati Solok H. Gusmal, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Aswirman, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, Novrial, SE, MA. Ak, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Nasripul Romika, Narasumber Dari Dinas Pariwisata, DR. Sari Lenggogeni, Ian Hanafiah dan lainnya, para penggiat wisata, akademisi, pebisnis, pemerintah, komunitas dan media.

“Sebagai salah satu daerah tujuan wisata nasional, pembangunan kepariwisataan Sumbar dan Kabupaten Solok mempunyai peranan penting dalam mendorong kegiatan perekonomian, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perluasan lapangan kerja,” sebut Bupati Solok H. Gusmal dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, H. Aswirman.

Menurutnya pariwisata juga berperan penting dalam upaya meningkatkan jati diri bangsa dan mendorong kesadaran serta kebanggaan masyarakat terhadap budaya bangsa dengan memperkenalkan produk-produk wisata seperti kekayaan alam, panorama alam, seni dan budaya tradisional.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Solok tetap melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam mereview dokumen Review Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA), dengan menetapkan skala prioritas pengembangan wisata.

“Dalam mengembangkan pariwisata perlu menyiapkan database pariwisata berbasis digital, dalam meningkatkan promosi dan kunjungan wisatawan,” jelasnya.

Untuk itu katanya pemerintah dan pelaku industri pariwisata perlu membangun sekretariat bersama asosiasi kepariwisataan, dalam meningkatkan kunjungan wisatawan perlu memaksimalkan Calendar of Event.

“Pengembangan obyek wisata perlu melibatkan kolaborasi Pentahelix (akademisi, pebisnis, pemerintah, komunitas dan media),” sebutnya.

Kemudian menurutnya, ada tiga tujuan yang akan dicapai dalam FGD ini diantaranya  terbangunnya sinergitas kebijakan antar pemerintah dan pemangku kepentingan untuk pengembangan pariwisata, mewujudkan efektivitas, efesiensi pengelolaan dan pengembangan pariwisata baik alam, buatan dan wisata sejarah serta budaya termasuk pembangunan di kawasan konservasi, dan mendorong peran serta pemerintah Nagari dalam mengembangkan destinasi wisata di wilayah kewenangannya masing-masing.

” Kita berharap tiga point ini akan tercapai. Dengan tercapainya tiga point tersebut maka pariwisata kita akan  maju,” sebutnya.

Sementara sebelumnya Ketua panitia pelaksana acara, Nasripul Romika menyebutkan bahwa total peserta FGD 40 orang dari utusan berbagai unsur, termasuk Pemerintahan Nagari.

Acara FGD berlangsung selama dua hari yakni Selasa dan Rabu (1-2/12)  dan diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari Kadis dan Penggiat pariwisata di Kabupaten Solok. “Semua biaya Diditanggung panitia, termasuk akomodasi, transport dan uang harian peserta,” sebut Nasripul Romika.

Nasripul Romika yang juga Kadis Pariwisata Kabupaten mengatakan FGD yang dilakukan ini bertujuan adalah untuk mendiskusikan dan mencarikan solusi berbagai permasalahan terkait pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Solok, Meningkatkan SDM Pentahelix Pariwisata, Menggerakkan potensi Daerah untuk meningkatkan daya saing di sektor pariwisata serta membangun silaturrahmi pentahelix pariwisata Kabupaten Solok.
Tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Solok diwakili Sekda Aswirman,SE,MM, Kadis Pariwisata Prov Sumbar H.Novrial,SE,M.A, Kadis Pariwisata Kab Solok Nasripul Romika, S, Sos  para Kepala SKPD terkait serta Tim Percepatan Pembangunan Terpadu (TP3T) Kabupaten Solok.
Editor  : Redaksi
Laporan  : Afrizal – Wakabiro Kabupaten Solok.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *