Dedi Rahmanto Putra – Arfianof Rajab, ingin Wujudkan Nagari Tageh di Pessel.

SHOOTLINES.COM | PESSEL, Satu dari konsep ditawarkan oleh paslon no urut 03 Dedi Rahmanto Putra ( calon bupati) dan Arfianof Rajab ( calon wakil bupati) Pesisir Selatan, memiliki salah satu konsep program jika amanat masyarakat Pessel dipercayakan pada ” DoA”, ingin mewujudkan Nagari Tageh atau Digital.

Dikatakan Dedi Rahmanto, banyak cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pesisir Selatan, salah satunya melalui program Nagari Digital. Dengan, melibatkan peran aktif dari alumni mahasiswa yang ada di kecamatan – kecamatan. Secara tidak langsung ikut membantu tugas para tenaga pendidik ( guru).

Infrastruktur ada di Nagari saat ini harus di tingkatkan, dengan peningkatan ruang terbuka bagi pemuda, pelajar untuk berdiskusi, bertukar pendapat, berkreasi dan bersilahturahmi. Dalam mengembangkan kemampuan wawasan pendidikan dimilikinya.

” Pengelolaan Dana Nagari harus bisa dipergunakan optimal. Salah satunya dengan layanan Waifi gratis, dalam mendukung kegiatan pemuda dan pelajar,” ucap Politisi Partai Golkar Pessel itu.

Sebut Dedi Rahmanto Putra, anggaran ada di Nagari selain untuk Infrastruktur  juga harus digunakan peningkatan Sumber Daya Manusia ( SDM).

Dedi Rahmanto didampingi Arfianof Rajab menyampaikan, jika secara langsung pandemi Covid -19 secara ekonomi sangat besar dampaknya ditengah masyarakat, sambil menunggu kapan berakhir pandemi Covid -19,  DoA memiliki program bantuan tepat sasaran pada warga yang keluarganya terkena wabah pandemi Covid -19.

Jika yang terkena positif Covid -19 kepala rumah tangga bisa diberikan bantuan Rp.100 per/ hari, jika itu ibu rumah tangga diberikan bantuan Rp.50 per/ hari. Begitu juga anak – anak. Maka, tidak harus pasien terkena Covid -19 harus dikarantina di Painan, cukup di nagari.

” Jika, ada ruangan isolasi atau karantina di nagari. Maka perhatian keluarga cukup penting, dalam memberikan semangat pada anggota keluarganya,” terang DRP.

Maka semua pihak harus ikut mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan, bukan hanya menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Daerah, namun peran dari nagari juga harus ikut mendukung prestasi pendidikan.

Siapa orangnya harus bertanggung jawab dengan pembangunan di Pessel, tidak usah hal tersebut saling dipertengkarkan siapa harus bertanggung jawab dan siapa harus bertugas, semua masyarakat Pessel harus ikut bertanggung jawab, serta dilibatkan langsung dalam membangun Pesisir Selatan.

Laporan : Rio | Kontributor Pessel

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *