Jalan Penghubung Antar Dusun Yang Sering Di lalui Warga “RUSAK BERAT”

SHOOTLINES.COM | JENEPONTO SULSEL — Kucuran Dana yang begitu besar tiap tahun digelontorkan oleh Kementrian PUPR, semata-mata hanya untuk memperbaiki Infrastruktur di Kabupaten Jeneponto, namun pelaksanaannya sangat jauh “panggang dari api”,karena dari pantauan awak media ini dilapangan sepanjang kurang lebih 1 kilometer jalan didusun pa’baeng-baeng desa Pattiro Kecamatan Bangkala barat,Kabupaten Jeneponto,Sulawesi Selatan, kondisinya sangat memprihatinkan.

Pasalnya, Jalan penghubung antar Dusun dan Desa juga sebagai jalan Satu satunya yang sering dilalui warga yang mau beraktivitas baik kepasar maupun ke Kota, serta termasuk warga luar yang mau berkunjung ke Desa Pattiro, berat dan sangat memprihatinkan karena lama tidak tersentuh perbaikan dari pemerintah kabupaten.

Dari pantauan awak media sangat miris melihat jalan yang berstatus milik Kabupaten itu ditemukan banyak kubangan, batu, berlumpur, tergenang air dan kerikil yang berserakan di badan jalan serta sangat membahayakan bagi pengendara terutama pengendara roda dua serta roda empat.

“Sebagai warga kami sangat memimpikan jalan ini diperbaiki dan layak untuk kami lalui setiap hari. Tapi tidak tahu kenapa pemerintah belum juga memperbaikinya padahal sudah lama jalan ini rusak, dua periode kepemimpinan bupati berjalan pak tidak ada kepedulian jalan ini” ungkap salah seorang Warga kepada awak media ini rabu, (06/01/2021.

Menurutnya, jika musim kemarau jalan menjadi berdebu dan apabila musim hujan maka jalan licin banyak ditemukan kubangan dan genangan air seperti permandian kerbau.

“Mudah-mudahan pemerintah secepatnya memperbaiki jalan ini. Sebab sebagai warga kami pun menginginkan jalan yang layak seperti di desa-desa yang lain,” tuturnya.

Lanjut, dikatakan
“Rusaknya jalan tersebut telah menghambat roda perekonomian warga,karena desa Pattiro merupakan salah satu penghasil jagung terbesar dikab.Jeneponto,namun
Akibat jalan rusak ini ongkos menuju kota menjadi beberapa kali lipat mahalnya. Kalau mau bepergian kami harus mengocek saku lebih dalam jadi tolong kepada pemerintah perbaiki jalan ini agar kami juga bisa merasakan kenyamanan dan keamanan seperti di desa lain, bahkan kalau ada orang hamil dibawa kepuskesmas atau rumah sakit bisa sampai dengan selamat”,ucapnya sedih.

“Harapan kami dari warga mengharapkan pemerintah secepatnya agar jalan desa ini bisa diperbaiki sebelum ada korban yang jatuh”, Tutupnya.

 

LAPORAN : IMA | BIRO JENEPONTO

EDITOR     :EBP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *