Kapolda Metro Jaya Undang Ormas Dan Tokoh Betawi, Ke Mapolda Metro Untuk Bersilahturahmi

SHOOTLINES.COM | JAKARTA PUSAT — Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengundang para tokoh dan perwakilan ormas Betawi untuk bersilahturahmi dan berdiskusi dan memberikan masukan mengenai masalah-masalah Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Pertemuan digelar di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, hadir diantaranya Wakil Bamus Betawi Eki Pitung, Ketum Ormas Bang Japar Fahira Idris dan sejumlah tokoh serta perwakilan ormas betawi lainnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, mengatakan pertemuan dan silahturahmi ini dilakukan dengan tujuan agar bersama-sama membangun Jakarta yang sehat dan menciptakan Jakarta yang aman.

“Dari pertemuan dan silahturahmi ini, kami sepakat untuk bersama-sama membebaskan Jakarta dari pandemi Covid-19 dan membuat kondisi dan situasi Jakarta, damai dan sejuk,” ujar Fadil di Polda Metro Jaya, Kamis (3/12/2020).

Menurut Kapolda, pihaknya sengaja mengundang para ormas dan tokoh betawi untuk mendengarkan apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat Jakarta khususnya warga Betawi.

“Ini yang pertama, saya mengundang para tokoh dan ormas betawi. Pertemuan ini sangat penting bagi kami, untuk mendengar masukan dari ormas-ormas dan tokoh betawi,” kata Fadil.

Wakil Bamus Betawi, Eki Pitung, mengatakan dari pertemuan ini pihaknya mengajak semua pihak menjaga keamanan dan kenyamanan Jakarta.

“Ayo mari kita bersama-sama membangun Jakarta. Siapapun yang datang ke Jakarta silahkan, orang betawi gak pernah ngelarang. Mau cari makan di sini, silahkan. Tapi ayo ikut jaga keamanan Jakarta,” ucap Eki.

Ia mengaku berterimakasih atas undangan Kapolda Metro Jaya, yang telah meminta masukan mereka dalam menjaga situasi keamanan di Jakarta.

“Intinya Jakarta yang sehat dan aman, akan kita wujudkan sama-sama dengan Bang Fadil, sebagai Kapolda Metro,” papar Eki.

Sedangkan, Fahira Idris dalam pertemuan dengan Kapolda menyampaikan curva Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta masih tinggi dan juga mendiskusikan terkait keamanan ibukota.

“Nanti pada bulan Januari 2021 kita bersama Kapolda akan menyosialisasikan terkait mengenai kerumunan masa dan penyegahan penyebaran covid-19 agar masyarakat mengerti tentang hukumnya,” tutur Fahira Idris.

-Khnza/Bidhum-

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *