Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI XI)

SENGKANG, – Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI XI) dimana diikuti oleh Santri dan Santriwati perwakilan dari kabupaten se-Sulsel secara virtual sejak tanggal 27 November sampai 01 Desember 2020 di Sengkang.

Kemeriahan nampak mulai pembukaan sampai penutupan. Panggung yang Indah di setiap Kabupaten pun menjadi pemandangan Indah di media Zoom setiap malam.

Tak ketingalan TPA Al-Furqan Kaduaja sebagai perwakilan Tana Toraja ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan mendaftarkan 7 cabang lomba sekalipun tak semeriah dan seindah dengan Kabupaten lain.

Pembina TPA Al-Furqan Kaduaja Tana Toraja Ustazd Awal Sukry mengatakan bahwa Keikut sertaan Santri dari TPA Al-Furqan Kaduaja adalah inisiatif sendiri dari para pembina, ustad dan ustadzah.

“Hal ini dilakukan dengan niat agar pembinaan tetap berkesinambungan serta santri yg pernah juara di tingkat kabupaten tidak merasa kecewa dan tetap semangat dalam belajar serta mengembangkan bakatnya,” ucapnya, Kamis (03/12/20)

“Serta rasa terima kasih kepada semua doa dan dukungan dari segenap Pembina Ponpes Al Hidayah Kaduaja atas suportnya, kepada orang tua santri yang tetap memberikan dukungan kepada para Pembina sehingga walaupun dengan segala keterbatasan kita bisa melakukan hal-hal yang bukan hanya mengharumkan nama mesjid, tapi bahkan Kabupaten Tana Toraja secara umum di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Awal Sukry.

Sementara itu, salah satu alumni dari Pondok Pesantren Al-Hidayah Kaduaja, Syaripuddin menyampaikan bahwa walaupun demikian dengan segala keterbatasan yang ada Nasyid TPA Al-Furqan Kanduaja mampu mengharumkan Tana Toraja ditingkat Provinsi dan keluar sebagai juara terbaik 2.

“Sesuatu yang tak terbayangkn oleh para pembina mengingat persiapan latihan hanya 3 hari dan peralatan lomba yang sangat sederhana jauh dari kesempurnaan tidak sama dengan kabupaten lain yang serba canggih dan sempurna,” tuturnya.

“Olehnya itu Harapan kita kedepan perhatian Pemerintah terhadap kegiatan-kegiatan yang membawa nama daerah bisa dijadikan prioritas dan didukung dengan segala bentuk dukungan yang di butuhkan demi mengharumkan daerah,” tutup Syaripuddin.

-Adi-

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *