Menampik Dugaan Sunat, BPNT Korda Takalar Adakan “Jumpa Pers”.

SHOOTLINES.COM | TAKALAR SULSEL —  Koordinator Daerah program BPNT Kabupaten Takalar mengadakan Jumpa pers yang dihadiri beberapa wartawan/i dicafe Nobar dijalan HM dg.Manjarungi kab.Takalar rabu,13/01/2021,terkait terkait isu-isu yang beredar kalau program BPNT di kab.Takalar disunat.

Sekedar diketahui bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program bantuan sosial (bansos) Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) yang diperuntukkan masyarakat yang kurang mampu.

Bansos BPNT ini dinilai sangat membantu kebutuhan pokok masyarakat lantaran sangat membantu dan meringankan beban pemenuhan bahan pokok setiap bulannya masyarakat dimasa pandemi.

Namun, kepuasaan masyarakat di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berbanding terbalik. Pasalnya, sempat beredar kabar adanya dugaan markup/ penggelembunganharga bansos BPNT.

Kabar dugaan penggelembungan BPNT dan berbagai pertanyaan dari para wartawan dijawab oleh Koordinator Pendamping BPNT Kabupaten Takalar, Zainuddin.SH.

“Penyaluran BPNT di Takalar sudah berjalan sesuai koridor dan programnya telah tercapai karena telah memenuhi 3 komoditi, yakni karbohidrat, hewani, dan nabati,” ungkap Zainuddin.

Perihal penggelembungan, Zainuddin mengaku, telah melakukan pengecekan di lapangan.

“Fakta di lapangan sudah saya cek lansung dan memang harga item sembako yang ada di BPNT memang demikian adanya karena beberapa agen memang menerapkan itu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan untuk meminimalisir dugaan penggelembungan, pihaknya telah menyampaikan kepada KPM untuk transparan terhadap harga bansos itu.

“Telah ada transparansi karena harganya telah ditulis di papan informasi masing-masing KPM,” imbuhnya.

Zainuddin juga mengaku, penyaluran BPNT adalah merupakan proses jual beli bukan pengadaan barang dan jasa.

“Ini bisnis dan bukan saya mengatakan itu tapi jelas di pedoman umum BPNT dan peraturan presiden yang menyebutkan itu,” tandasnya.

Ditempat yang sama Direktur eksekutif Lsm Barapi,Dirman danker sempat menjawab pertanyaan salah satu wartawan,siapa yang merekomendasikan kepada Lsm Barapi untuk memantau tiap penyaluran BPNT?.

“Kami dari Lsm Barapi sampai detik ini tidak ada semacam Mou ataupun rekomendasi untuk memantau,kami semata-mata bekerja sesuai tupoksi sebagai penyeimbang antara pemerintah dan masyarakat,dan saya sudah sampaikan kepada semua anggota Barapi untuk memantau penyaluran BPNT diTakalar,intinya siapa pun yang melanggar atau pun menggunakan dana negara yang tidak sesuai koridor harus diproses sesuai hukum yang berlaku dinegri ini,tutur Danker penuh semangat.

Lanjut,beliau pun menuturkan kalau penyaluran BPNT
di Takalar sudah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.ucapnya.

“Kita mesti beri apresiasi kepada pendamping BPNT karena telah melakukan konferensi pers sebagai upaya transparansi penyaluran BPNT di Takalar,”ungkap lelaki yang biasa disapa Danker ini.

 

LAPORAN : IMAH | KAPERWIL SULSEL

EDITOR    : EBP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *