Sebanyak 45 Anggota Polri Diberhentikan Secara Tidak Hormat Disepanjang Tahun 2020

SHOOTLINES.COM | JAKARTA — Polda Metro Jaya menggelar acara release akhir tahun yang dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran dan para Pejabat Umum (PJU) serta beberapa perwakilan dari media dan disiarkan secara langsung melalui live streaming di gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) Jakarta, Rabu (23/12).

Salah satu sambutannya, Kapolda mengatakan pihaknya memecat 45 anggotanya sepanjang Januari sampai dengan 23 Desember 2020 karena melakukan berbagai pelanggaran hukum. Sebanyak 45 orang itu diberi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Ada 45 personel diberikan punishment berupa PTDH sepanjang tahun 2020,” kata Irjen Fadil Imran dalam siaran pers akhir tahun di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020).

Fadil memastikan bahwa pemberian saksi itu dilakukan sesuai ketentuan dan perundang-undangan.

Ia menjelaskan, jumlah polisi yang dipecat di Polda Metro Jaya sepanjang tahun 2020 meningkat 13 persen dari tahun lalu. Tahun lalu polisi yang pecat hanya 40 orang.

“Pada tahun 2019, ada 40 orang (anggota), (tahun ini) naik sebanyak lima orang atau sebesar 13 persen,” kata Fadil.

Selain menindak yang melakukan pelanggaran, Fadil mengatakan, Polisi yang berprestasi dalam mengemban tugas juga diberikan penghargaan dan tanda jasa.

“Selama tahun 2020 Polda Metro Jaya memberikan penghargaan sebanyak 416 orang , Angka itu turun 33 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Fadil.

“Jika dibanding tahun 2019 sebanyak 619 persen. Maka terjadi penurunan sebanyak 203 personel atau 33 persen,” pungkas mantan Kapolda Jatim itu.

Khnza/Hms

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *