Wakil Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Sebut Bupati Respon Jalan Rusak

SHOOTLINES.COM | ACEH TAMIANG — Masyarakat Kecamatan Manyak Payed khususnya Ie Bintah, Geulanggang Merak, Matang Ara Jawa dan Simpang Lhee mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil.

Ucapan terima kasih tersebut terkait dengan bantuan alat berat grader dan compact diberikan oleh bupati dalam rangka memperbaiki jalan utama di kawasan kampung tersebut yang mengalami rusak parah.

“Alhamdulillah Bapak Bupati telah merespon permohonan masyarakat untuk pinjam pakai grader dan compact untuk memperbaiki jalan yang rusak parah,” sebut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang, Maulizar Zikri kepada SHOOTLINES.COM, di Tualang Cut, Senin, 14 Desember 2020.

Menurutnya kerusakan jalan tersebut sudah cukup parah, sehingga harus segera diperbaiki dengan swadaya masyarakat dan bantuan alat berat dari Pemkab. Aceh Tamiang.

“Dengan bantuan alat berat Grader dan Compact dari Bupati, serta swadaya masyarakat jalan yang rusak parah tersebut saat ini sudah nyaman untuk dilalui,” sebut Dek Dan sapaan akrab Maulizar Zikri.

Wakil Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang tersebut atas nama anggota DPRK Aceh Tamiang yang berasal dari Dapil II (Manyak Payed, Banda Mulia, Bendahara dan Seruway) mengucapkan ribuan terimakasih atas kepedulian Bupati Aceh Tamiang (Mursil-Red) terhadap kondisi jalan tersebut.

“Insya kerja sama yang baik ini dapat menyongsong Aceh Tamiang yang lebih baik lagi dalam bau membahu dalam pembangunan,” sebutnya mengakhiri.

Sementara itu Bupati Aceh Tamiang H Mursil ketika dihubungi SHOOTLINES.COM, Senin, 14 Desember 2020 mengatakan bantuan alat berat Grader dan Compact tersebut diberikan karena masyarakat kawasan tesebut sangat membutuhkan untuk merawat jalan yang rusak parah.

Disamping itu Mursil mengatakan bahwa dengan adanya Pandemi Virus Corona yang saat ini melanda belahan dunia, banyak anggaran yang dipergunakan untuk menangani virus tersebut.

” Sebetulnya pembangunan jalan tersebut sudah diusulkan, namun karena adanya Recofusing Anggaran untuk Covid-19 pembangunannya tertunda,” jelasnya.

Kemudian Mursil juga mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dibawah kepemimpinannya sedang berupaya dan sudah berupaya agar jalan – jalan penghubung antara kabupaten diusulkan untuk perubahan status.

Menurutnya dengan perubahan status jalan dari jalan kabupaten ke jalan propinsi akan memudahkan dalam pembangunannya.

” Semua jalan antar kabupaten ataupun propinsi sudah kita usulkan untuk perubahan status menjadi jalan propinsi. Salah satu contoh jalan dikerjakan secara swadaya masyarakat di kawasan Kampung Matang Ara Jawa yang kita suprot dengan Grader dan Compact, itu juga jalan merupakan jalan antar kabupaten yaitu dapat tembus ke Langsa. Alhamdulilah sudah kita usulkan menjadi status jalan propinsi,” sebut Mursil mengakhiri.

 

Editor  : Redaksi

Laporan  : W. GUNAWAN | ACEH TAMIANG

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *